Monday, July 27, 2020

Bab 4 Seri Menulis Cepat

Quick Writing Series
"Saya Lukman Hakim"begitu beliau memperkenalkan dirinya kepada kami para pecinta tulisan dan haus akan ilmu menulis. Malam itu tanggal 22 Juli Kuliah BELAJAR Menulis pada grup wa gelombang 5 beliau sebagai narasumbernya. Akan ada ilmu baru lagi malam ini gumamku.
"saya memiliki lembaga: Pusat Pengembangan Profesi Guru Jawa Timur (wadah pelatihan pengembangan diri) dan Penerbit Delta Pustaka serta Jurnal Inovasi Pembelajaran (wadah PI dan KI)" lanjut beliau pada wa."saya mendedikasikan diri kepada pengembangan diri guru, mulai dari Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah, dan Karya Inovatif". ucap bapak Lukman Hakim.

Sederet video beliau bagikan sebagai materi kami, semua yakin sekali ada manfaatnya namun fokus saya kali ini tertuju pada salah satu karya beliau yaitu buku quick writing series seri menulis cepat.

Perkenalkan Quick writing series berupa buku karya beliau,catatan harian mengenai kehidupan dalam kesibukan keseharian tertuang pada buku yang tidak terlalu tebal,2 hingga 5 halaman pada kertas A5. Kisah mengenai sewaktu beliau jadi mahasiswa, sewaktu jadi guru. Kisah- kisah ringan nan menginspirasi terangkum disitu.
Pembaca tidak dibuat berkerut kening saat membacanya karena pilihan kata yang mudah dipahami.

Quick writing series dilatar belakangi oleh coretan coretan mengenai aktivitas sehari-hari yang tentu tidak sekedar hanya coretan saja namun ada kisah unik menarik serta hikmah terkandung di dalam tulisan itu.

Pun jenis tulisan ini termasuk santai untuk dibaca, ringan, dan inspiratif. itulah quick writing series.

Walau santai bukan berarti mengabaikan segala hal tetap saja demi keindahan tulisan dan kenyamanan pembaca, tata bahasa penulisan tetap diperhatikan mengacu pada Kamus Bahasa Indonesia yang baik dan benar, saat ada kata asing atau bahasa asing hendakny di tuang dalam garis miring contoh seperti judul tulisan saya ini yakni Quick Writing Series.

Saya yakin sekali pembaca akan mampu menghabiskan bacaan ini dalam sekali duduk karena tiap tema hanya terdiri dari 2 hingga 4 halaman pada kertas A5, "seringkali tema baru dimulai pada halaman ganjil."begitu pesan beliau pada kuliah belajar menulis.

Selanjutnya Media Penulisan. Media untuk tulisan ini bisa berupa apa saja seperti facebook,instagram, twitter dan media lain yang dirasa mudah untuk kita menuang tulisan ini untuk kemudian dikumpulkan menjadi sebuah buku.

Semua karya tulis tidak luput dari sebuah ide, oleh karena itu saat ide hadir langsung sesegera mungkin tulis sebelum ide tersebut hilang dan pergi sia-sia.
Jadi, sebagai penutup tulisan saya kali ini mengenai seri menulis cepat, tulis saja apapun yang kita alami apapun yang kita rasa bermanfaat dan bisa dipetik hikmahnya sebagai pembelajaran untuk pembaca karena disitulah letak bahagianya berbagi salah satunya dalam bentuk tulisan.

Semoga bermanfaat, ayo senang menulis!!




Tuesday, July 21, 2020

Bab 3 Langkah- Langkah Menulis Buku

Tidak sesepele itu namun tidak pula sesulit yang di bayangkan bahwa menulis buku itu mustahil. Sungguh menulis buku menjadi cita citaku sekarang, ditambah lagi setelah mengetahui narasumber kuliah belajar menulis kali ini ialah beliau, si penulis Man jadda wa jadda Bapak Akbar Zainudin.

Man Jada wa jadda, buku yang beberapa tahun lalu pernah kubaca dan hingga kini motivasi motivasinya melekat dalam keseharian walau terkadang lupa dan lelah mengusik hingga jatuh juga namun itulah manfaatnya membaca, mengembalikan ingatan yang sirna walau sesaat mengantar ke jalur semestinya.

Tidak ragu lagi akan saya paparkan kembali ilmu-ilmu yang telah beliau curahkan saat itu dengan bahasa saya yang sederhana dan semoga mudah dipahami.

Bahagia berbagi akan saya awali dari video yang beliau tampilkan mengenai langkah- langkah menulis buku.

TOJTRP: Tema, Outline, Jadwal, Tulis, Revisi, Penerbit.

Tema
Bagai kereta api yang melaju jika tanpa rel dia akan kehilangn arah.

inilah tugas Tema dalam penulisan buku.Dia bertanggungjawab penuh sebagai jalur penulisan.Fokus pada satu tema, pada hal yang kita suka kita kuasai, passion kita.jadi ingat hanya satu tema. Itulah branding kita.

Outline
Yakni daftar isi. Bagian dari langkah menulis buku yang kedua. Yang tidak kalah pentingnya outline bertujuan sebagai pengontrol saat penulis mulai kehilangan arah dan sulit melangkah.Disinilah outline hadir menuntun si penulis kembali pada jalurnya dan melanjuatkan ide tanpa hambatan dalam bentuk tulisan.

Dengan konsep dasar 5W (who,what,why,whose,whom dan 1H (how)

"Biasanya saya mulai dengan WHY "papar beliau. sebagai contoh
1. Mengapa motivasi itu penting dalam hidup.
2. Motivasi apa yang membuat orang tergerak untuk berubah.
3. Apa tujuan hidup seseorang?
4. Mengapa orang harus berubah?
5. Darimana perubahan itu bisa dimulai?
6. Apa saja yang harus diubah?

Setelah WHY, hal kedua yang terpikir adalah WHAT.

Hal-hal yang terpikir dalam kategori WHAT adalah:

1. Apa itu sukses?
2. Langkah-langkah apa saja yang harus dijalani agar kita bisa sukses?
3. Potensi diri, kelebihan dan kekurangan.
4. Memahami bahwa sukses itu bisa kita dapatkan.

Setelah WHY, hal ketiga yang saya coba jabarkan adalah HOW. Ini tentang bagaimana, strategi, langkah-langkah, tips & Trick, dan juga action.

Penjabarannya:

1. Bagaimana bermimpi besar.
2. Bagaimana membuat rencana (action plan).
3. Bagaimana berani memulai.
4. Menjadi kreatif.
5. Membangun momentum berubah.
6. Kapan harus memulai?

Ketiga hal itulah yang akhirnya menjadi dasar outline buku beliau "Man Jadda Wajada"

Jadwal
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa jadwal tidak beda ibarat sebagai benang pengikat. Pengikat kedisiplinan si penulis yang mulai merasa malas mengulur - ulur waktu hingga akhirnya menyerah sebelum menyelesaikan langkah selanjutnya yakni T tulis.

Tulis.
Disini jadwal bersama outile berperan penting sebagai pengontrol penulis,
Disiplin diri dalam mengatur waktu agar tulisan selesai tepat waktu dan sesuai harapan.

Revisi
Setelah menyelesaikn keseluruhan draft buku maka revisilah data dan informasi yang masih belum lengkap, tata bahasa,gaya tulisan yang seharusnya tidak bervariasi dari awal hingga akhir, judul buatlah yang menarik dan sederhana.

Penerbit
Disinilah setiap penulis merasa khawatir apakah buku yang dia tulis akan diterbitkan atau tidak.

Untuk itu penting kita ketahui apa saja
yang menjadi pertimbangan penerbit dan beliau mengemukakan bahwa
"Paling utama adalah bukunya laku atau tidak. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat pembaca."lanjutnya
"Apakah pembaca butuh buku kita?
Siapa yang butuh? Berapa banyak orang yang butuh?
Buku kita menjawab kebutuhan apa?"

Beliau menekankan bahwa "semakin besar kebutuhan masyarakat akan buku kita, maka peluang diterbitkan semakin besar."

Faktor inilah yang mengharuskan si penulis harus mengetahui fokus tujuan penulisan dan menentukan sasaran pembacanya, dinikmati oleh siapa dan apakah disukai oleh pembaca dengan keunikan kelebihannya tersendiri,serta merta si penulis membantu pemasaran buku baik melalui medsos,seminar,diskusi buku dan lain- lain.

Langkah langkah diatas sudah menjadi landasan pacu si penulis buku pemula untuk semakin yakin mengambil langkah awal dalam menyelesaikan bukunya kelak.

Mari bergerak,niatkan langsung tulis tanpa tunda-tunda.

Tidaklah pernah berpuas diri selalu menambah ilmu dan berbagi.
Sekian semoga bermanfaat

Salam senang menulis🤗

Hypnowriting

Pagi hari ku bangun hal pertama terfikir ialah mengambil handphone dan membuka media sosial. Bagaikan keharusan dan sudah tersistem , sederet status berbaris rapi mengundang ku untuk membacanya. Ada curhatan, ada kata motivasi ,ada omelan istri terhadap suaminya bahkan ada si penjual dengan bahasa bujuk rayunya menarik pembaca status untuk membeli barang dagangannya. Itulah kekuatan tulisan.

Tulisan itu  bisa mempengaruhi pembaca akan isinya mampu mengontrol emosi si pembaca sesuai keinginan si penulis.

Sama halny dengan hypnowriting. "Hypnowriting, memengaruhi orang lain dengan sugesti melalui tulisan". ucap Seorang trainer Amir Faisal.
Trainer Amir Faisal, Business Inspirator. Praktisi Bisnis dan konsultan marketing beberapa perusahaan Gogreen Industry. International Certified on NLP (Neuro Linguistic Programming), lisenced from California, dengan Coach Syaiful Bahri dan Stefanus Izaac Tamsil – salah satu dari sembilan belas orang di seluruh dunia yang mendapat Lisenced dari Robert Dilt (Developer of The Original NLP), Certified on Persuassive Communication dari Ronny FR ( International Coach Lisenced of Richard Bandler), Certified on Basic Multiple Intelligence dan Certified on Quantum Learning by Bobbi DePorter.

Hingga kini telah puluhan ribu orang yang mengikuti pelatihannya, mulai dari Pejabat Pemerintah dan BUMN, Owner, pimpinan dan karyawan perusahaan swasta, praktisi bisnis, Dosen, Guru, Wakil Rakyat, pimpinan Lembaga hingga para mahasiswa.

Selain menjadi Business Coach, trainer / praktisi NLP, juga aktif di Kadin Komite Timur Tengah serta menjadi Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat Asprindo. Selain itu, tetap menyempatkan diri menulis buku. Hingga kini sudah mempublish 14 buku yang diterbitkan oleh Gramedia Group, Change, Farisma Publishing dll

Pengalaman profesionalnya dimulai sejak lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro (1990), bekerja di Tanah Mas Group, Branch Manager PT. Pantai Raja Makmur (1997) di Pekanbaru Riau. Kemudian pada saat krisis moneter 1998 mengundurkan diri dari perusahaan dan membangun usaha sendiri. Portfolio lainnya pernah menjadi Marketing Manager PT Nitigraha Muda Vendor Telkom Divre IV ( 2004 ). Direktur Marketing WB Mindset Program ( 2007), Konsultan Marketing Media (2007).

Kembali pada hypnowriting, ada beberapa syarat dalam menghipnosis pembaca melalui tulisan yakni tulisan hendaknya inspiratif, unik, sensasional, kontroversial, mengandung misteri, mengikuti trend dan mampu sebagai pencerah pada suatu masalah.

Singkat resume kali ini semoga tetap bermanfaat.

MENULISLAH DENGAN PERASAAN BEBAS
AYO SENANG MENULIS!!

Sunday, July 19, 2020

Teriakan Asa Melalui Rangkaian Huruf



Kumerenung dalam hiruk pikuk kesibukan setiap harinya baik dirumah maupun disekolah, tanpa siswa jangan bilang guru tidak bekerja. Gerah mendengar cuitan tersebut dimana -mana.
Sembari larut dalam renungan. kuambil secarik kertas kemudian huruf demi huruf terangkai menjadi sebuah kata ,hingga kata demi kata mewujudkan kalimat ungkapan rasaku malam ini.
Sudah dua hari aku melewatkan kesempatan untuk menulis. Bukannya aku tidak mau, apalagi malas, namun banyak kegiatan lain yang menyita aktivitasku berkarya karena bagiku menulis tidak bisa disambi seperti layaknya seorang ibu tangga yang multifungsi menyapu sembari memasak,mencuci baju diselingi ber whatsapp ria bersama teman sesama rempongnya.
Menulis bagiku khitmat, asik dengan diri sendiri.kadang tertawa sedih cemberut mengikuti alur kisah sambil bermain kata dalam pikiran untuk kemudian di tuang kembali dalam bentuk tulisan. sungguh nikmat yang tak bisa kau pahami jika kau tidak mengenal asiknya menulis dan terlibat di dalamnya.

Semakin tumbuh ketertarikanku dalam menggali lebih dalam dan mengenal dekat tentang menulis sebenarnya setelah memperoleh paparan oleh narasumber grup belajar menulis yang juga seorang penulis hebat dengan topik "Cakap Menulis; Dari Artikel ke Buku M. Anwar Djaelani yang telah aktif menulis artikel sejak 1996 dan penulis enam buku salahsatunya dengan judul WARNAI DUNI ADENGAN MENULIS.

Zero to hero, dari yang bukan apa- apa hingga menjadi apa - apa, sesuatu yang hebat. Begitupula awal mula menulis, dari yang hanya sebuah curhatan sehari hari lalu dikembangkan menjadi tulisan berarah, artikel. Kemudian dari artikel lambat laun menulis buku.
Saya meyakini diri benar apa yang disampaikan beliau bahwa menulis artikel adalah sebuah ketrampilan , aktif menulis artikel bisa bermuara kepada lahirnya buku demi buku dengan kata lain trampil menulis artikel dapat bermuara untuk juga cakap menulis buku.
Suatu hari aku akan Menulis buku!! wow pikirku girang.

Tidak serta merta segala hal diperoleh dengan instan selalu ada proses dan mengawali proses ini tentu modal lah yang diperlukan.
modal utama itu berupa " Pembiasaan Banyak Membaca" ucap Bapak M. Anwar Djaelani. Sambungnya "Dengan sering membaca seseorang akan, pertama, mendapatkan pengetahuan / wawasan baru. Kedua, terbit ide untuk menulis sesuatu sebagai pengembangan dari apa yang sudah dibacanya. Ketiga, kaya dengan perbendaharaan kata."

Pernyataan indah beliau yang tidak kuasa saya simpan sendiri yakni
Bersemangatlah di saat menulis!
Sungguh, tulisan itu sangat besar pengaruhnya. Lihat ungkapan salah seorang pendiri Pesantren Gontor KH Imam Zarkasy (1910-1985) berikut ini. Bahwa, andai tak punya murid, “Saya akan mengajar dunia dengan pena”.
Artikel adalah sebentuk karya tulis.

Sungguh, menulis tidak sesulit yg kubayangkan selama ini. semakin sering menulis semakin terbiasa mengutarakan ide-ide melalui tulisan maka tema tulisan dengan mudah hadir, nah setelh itu tulislah sederet outline agar tidak ada hambatan nantinya dalam mengembangkan gagasan.
Tanggapku dari penjelasan bapak M.Anwar

Sebenarnya masih banyak lagi ilmu yang beliau paparkan malam itu namun waktu dan kesibuka kiranya memberi sekat untukku memperpanjang tulisan ini.

Menulislah wahai teman disela sela sibuk duniamu
Ayo senanglh menulis walau sebaris.

Semoga bermanfaat!

Wednesday, July 15, 2020

Menuang Ilmu untuk Berbagi



Bagaikan bibit sebesar biji beras, pengandaian bagiku sipemula nan masih kosong pengalaman dalam dunia menulis.
Sangat menggebu- gebu mengikuti komunitas belajar menulis malam itu tgl 13 juli 2020 silam dari pukul 19.00 hingga 21.00 via wa grup. 
Namun baru sempat ini menuangkannya dalam bentuk tulisan mengenai hal- hal yang tentu saja berlimpah manfaat. Dan akan saya bagi kepada para pembaca semua sebagai motivasi untuk berkarya lebih lagi dalam menulis.

Narasumber malam itu yaitu Drs. Jumanto, M.Pd kelahiran Sragen, 21 Januari 1966 sehari - hari kesibukkan beliau yakni sebagai Pengawas Sekolah Kabupaten Rembang dengan karya beliau diantaranya:

KAJIAN DAN ANALISIS BUKU PELAJARAN UNTUK SMP
TERAMPIL BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA UNTUK SMP/MTs KELAS VII
TERAMPIL BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA UNTUK SMP/MTs KELAS VIII
TERAMPIL BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA UNTUK SMP/MTs KELAS IX
TERAMPIL BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA UNTUK SMA /MA KELAS X
TERAMPIL BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA UNTUK SMA /MA KELAS XI (IPS/IPA)
TERAMPIL BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA UNTUK SMA /MA KELAS XI (BAHASA)
TERAMPIL BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA UNTUK SMA/MA KELAS XII (IPS/IPA)
TERAMPIL BERBAHASA DAN BERSASTRA INDONESIA UNTUK SMA/MA KELAS XII (BAHASA)
MENULIS BUKU ITU GAMPANG (Panduan Praktis Menulis Buku )
Hasan Sang Perintis ( Buku Fiksi)
Jamal Sang Pendobrak (Buku Fiksi)
Citra Sang Penerus (Buku Fiksi)
dll

Dalam mengawali sharing malam itu beliau berkata proses kreatif menulisnya identik dengan perjalanan hidup beliau.

Berawal dari menulis puisi lalu cerita pendek hingga akhirnya dengan bimbingan guru beliau Prof Sarwiji, beliau dapat menyelesaikan 3 buku ajar untuk SMP dan 5 buku ajar untuk SMA.

Perjalanan ,cobaan ,dan tantangan mampu beliau lewati diawali dari seorang penulis, editor, marketing, manager hingga sekarang dan Di PGRI Jateng mendapat tugas sebagai Ketua Badan Penerbitan PGRI Jateng dengan Penerbit PGRI Jateng Press

Ungkap beliau menulis itu mudah. Banyak orang- orang yg menulis mendapatkan kenikmatan. Penulis pemula seringkali menulis dengan motif"senang" dan hendaknya jika menulis sudah menjadi kebiasaan, maka menulislah dengan arah yg khusus atau menulis dengan tujuan tertentu atau pembaca tertentu seperti pembaca untuk anak TK,SD,SM,  SMA bahkan umum mengikuti arah calon pembaca.

Seringkali disaat sibuk muncul ide ide atau gagasan maka tulislah dalam sebuah coretan agar nanti dikembangkan dalam bentuk outline. 

Outline membantu kita dalam mengatasi kendala- kendala saat menulis, menuntun kita menuangkan ide ide mendetail, maka sekali lgi demi kelancaran menulis maka buatlah outline.

Dalam menutupi tulisan malam ini saya mengajak pembaca sekalian yakni

Mari teruslah menulis
biasakan menulis
dan senanglah menulis.

Jatuh Bersama Hujan

dingin gelap berselimut seiring tetesan air jatuh kala itu sejuknya melelapkan mata yang lelah gemuruh terdengar seketika menutup telinga li...