Thursday, May 14, 2020

Eccedentesiast oleh AN.

mata terbuka perlahan..
masih hening..
benakku mulai tergerak
mengingat kembali tentang hari kemaren
dan menyambut hari ini dengan rasa yang sama

tatapan yang dibiarkan kosong..
menuju langit pagi ini..
walaupun kilau biru bermahkotakan cuitan burung terpampang begitu nyata..
namun tetap saja keras kepalanya merasa hampa

siapa bilang aku betah terpapar kekhawatiran
siapa bilang aku lemah meronta tanpa daya
siapa bilang aku perlu dikasihani umpama cinta setia dibalas kecurangan

sungguh..
aku wanita hebat..
akunya pada diri
yang sejatinya bertopeng kesempurnaan mencuat keasliannya
hanya pada satu orang


-eccedentesiast-

No comments:

Post a Comment

Jatuh Bersama Hujan

dingin gelap berselimut seiring tetesan air jatuh kala itu sejuknya melelapkan mata yang lelah gemuruh terdengar seketika menutup telinga li...