Tidak sesepele itu namun tidak pula sesulit yang di bayangkan bahwa menulis buku itu mustahil. Sungguh menulis buku menjadi cita citaku sekarang, ditambah lagi setelah mengetahui narasumber kuliah belajar menulis kali ini ialah beliau, si penulis Man jadda wa jadda Bapak Akbar Zainudin.
Man Jada wa jadda, buku yang beberapa tahun lalu pernah kubaca dan hingga kini motivasi motivasinya melekat dalam keseharian walau terkadang lupa dan lelah mengusik hingga jatuh juga namun itulah manfaatnya membaca, mengembalikan ingatan yang sirna walau sesaat mengantar ke jalur semestinya.
Tidak ragu lagi akan saya paparkan kembali ilmu-ilmu yang telah beliau curahkan saat itu dengan bahasa saya yang sederhana dan semoga mudah dipahami.
Bahagia berbagi akan saya awali dari video yang beliau tampilkan mengenai langkah- langkah menulis buku.
TOJTRP: Tema, Outline, Jadwal, Tulis, Revisi, Penerbit.
Tema
Bagai kereta api yang melaju jika tanpa rel dia akan kehilangn arah.
inilah tugas Tema dalam penulisan buku.Dia bertanggungjawab penuh sebagai jalur penulisan.Fokus pada satu tema, pada hal yang kita suka kita kuasai, passion kita.jadi ingat hanya satu tema. Itulah branding kita.
Outline
Yakni daftar isi. Bagian dari langkah menulis buku yang kedua. Yang tidak kalah pentingnya outline bertujuan sebagai pengontrol saat penulis mulai kehilangan arah dan sulit melangkah.Disinilah outline hadir menuntun si penulis kembali pada jalurnya dan melanjuatkan ide tanpa hambatan dalam bentuk tulisan.
Dengan konsep dasar 5W (who,what,why,whose,whom dan 1H (how)
"Biasanya saya mulai dengan WHY "papar beliau. sebagai contoh
1. Mengapa motivasi itu penting dalam hidup.
2. Motivasi apa yang membuat orang tergerak untuk berubah.
3. Apa tujuan hidup seseorang?
4. Mengapa orang harus berubah?
5. Darimana perubahan itu bisa dimulai?
6. Apa saja yang harus diubah?
Setelah WHY, hal kedua yang terpikir adalah WHAT.
Hal-hal yang terpikir dalam kategori WHAT adalah:
1. Apa itu sukses?
2. Langkah-langkah apa saja yang harus dijalani agar kita bisa sukses?
3. Potensi diri, kelebihan dan kekurangan.
4. Memahami bahwa sukses itu bisa kita dapatkan.
Setelah WHY, hal ketiga yang saya coba jabarkan adalah HOW. Ini tentang bagaimana, strategi, langkah-langkah, tips & Trick, dan juga action.
Penjabarannya:
1. Bagaimana bermimpi besar.
2. Bagaimana membuat rencana (action plan).
3. Bagaimana berani memulai.
4. Menjadi kreatif.
5. Membangun momentum berubah.
6. Kapan harus memulai?
Ketiga hal itulah yang akhirnya menjadi dasar outline buku beliau "Man Jadda Wajada"
Jadwal
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa jadwal tidak beda ibarat sebagai benang pengikat. Pengikat kedisiplinan si penulis yang mulai merasa malas mengulur - ulur waktu hingga akhirnya menyerah sebelum menyelesaikan langkah selanjutnya yakni T tulis.
Tulis.
Disini jadwal bersama outile berperan penting sebagai pengontrol penulis,
Disiplin diri dalam mengatur waktu agar tulisan selesai tepat waktu dan sesuai harapan.
Revisi
Setelah menyelesaikn keseluruhan draft buku maka revisilah data dan informasi yang masih belum lengkap, tata bahasa,gaya tulisan yang seharusnya tidak bervariasi dari awal hingga akhir, judul buatlah yang menarik dan sederhana.
Penerbit
Disinilah setiap penulis merasa khawatir apakah buku yang dia tulis akan diterbitkan atau tidak.
Untuk itu penting kita ketahui apa saja
yang menjadi pertimbangan penerbit dan beliau mengemukakan bahwa
"Paling utama adalah bukunya laku atau tidak. Ini menyangkut kebutuhan masyarakat pembaca."lanjutnya
"Apakah pembaca butuh buku kita?
Siapa yang butuh? Berapa banyak orang yang butuh?
Buku kita menjawab kebutuhan apa?"
Beliau menekankan bahwa "semakin besar kebutuhan masyarakat akan buku kita, maka peluang diterbitkan semakin besar."
Faktor inilah yang mengharuskan si penulis harus mengetahui fokus tujuan penulisan dan menentukan sasaran pembacanya, dinikmati oleh siapa dan apakah disukai oleh pembaca dengan keunikan kelebihannya tersendiri,serta merta si penulis membantu pemasaran buku baik melalui medsos,seminar,diskusi buku dan lain- lain.
Langkah langkah diatas sudah menjadi landasan pacu si penulis buku pemula untuk semakin yakin mengambil langkah awal dalam menyelesaikan bukunya kelak.
Mari bergerak,niatkan langsung tulis tanpa tunda-tunda.
Tidaklah pernah berpuas diri selalu menambah ilmu dan berbagi.
Sekian semoga bermanfaat
Salam senang menulis🤗
Ketika Ucap tertahan Hati akan bersuara Melalui Baris Bahasa Indah Dalam Catatan Puisi- puisi ku
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Jatuh Bersama Hujan
dingin gelap berselimut seiring tetesan air jatuh kala itu sejuknya melelapkan mata yang lelah gemuruh terdengar seketika menutup telinga li...
-
benar adanya.. saat petir dan rintik bersautan.. ada keindahan berselimut suram.. indah kilatnya.. mendahului suara. lihatlah dari sudut pan...
-
wahai banggaku tidakkah kau malu berdiri tegak bag ratu dengan tatapan sombong duduk nyaman disinggasana empuk menumpuk karya dan harta d...
-
“ Jangan Menunggu Ide Datang Lalu Baru Menulis, Menulislah Dulu Maka Ide Akan Datang Padamu.” Oleh Budiman Hakim Menulislah, hal y...
Keren buun😊
ReplyDeleteterimakasih😅
DeleteSemangat menulis.
ReplyDeletesiaaapp
DeleteKeren tulisannya 😊😊
ReplyDeleteterimakasih banyak🤗
ReplyDelete