wahai banggaku
tidakkah kau malu berdiri tegak bag ratu dengan tatapan sombong
duduk nyaman disinggasana empuk
menumpuk karya dan harta diruangan sejuk tanpa membuka jendela
tataplah foto usang dihadapanmu
tergantung dan berdebu
senyum merekah selalu terpancar dari kerutan wajahnya
wahai banggaku..
lupakah kau
ada cinta dibalik semua keberhasilanmu
ada cinta dibalik semua kenyaman dan senyummu
ada cinta yang tak menampakkan diri dibalik layar hidupmu
wahai banggaku
marah dibalik sayang tidak akan kau temukan lagi
senyum bangga malunya jangan kau harap hadirnya
menunduklah kemudian sujud dipusaranya
meminta ampun akan banggamu yg congkak
bag kacang lupa akan kulitnya
maafkanlah banggaku yang lupa diri
ibu....
duduk nyaman disinggasana empuk
menumpuk karya dan harta diruangan sejuk tanpa membuka jendela
tataplah foto usang dihadapanmu
tergantung dan berdebu
senyum merekah selalu terpancar dari kerutan wajahnya
wahai banggaku..
lupakah kau
ada cinta dibalik semua keberhasilanmu
ada cinta dibalik semua kenyaman dan senyummu
ada cinta yang tak menampakkan diri dibalik layar hidupmu
wahai banggaku
marah dibalik sayang tidak akan kau temukan lagi
senyum bangga malunya jangan kau harap hadirnya
menunduklah kemudian sujud dipusaranya
meminta ampun akan banggamu yg congkak
bag kacang lupa akan kulitnya
maafkanlah banggaku yang lupa diri
ibu....
Puitis sekali Buu..👍
ReplyDeleteterimakasih 🤭
Delete