Saturday, October 3, 2020

Bab 18 Menulis dan Menerbitkan Buku

 

Pemateri : Onno W. Purbo

 

Dr. Onno W. Purbo, seorang pekerja keras yang sangat menyintai kehlainnya yakni pakar Pendidikan dalam bidang Tekhnlogi dan Informasi, beliau adalah lulusan terbaik ITB pada tahun 1981 dan melanjutkan studinya di Kanada. Hasil karyanya dapat dinikmati orang yang selalu membaca dan mendengarkan setiap pembelajaran nya melalui youtube.com/c/OnnoCenter. Beliau pun dikenal dengan sebutan bapak internet Indonesia.

 

Menulis dan menerbitkan buku adalah tantangan bagi setiap penulis pemula, banyak sekali bisikan- bisikan hingga kendala yang membuat pupus harapan hingga akhirnya memutuskan  berhenti menulis. Kendala seringkali muncul saat merangkai kata dalam tulisan oleh sebab itu, gunakan lah rumus 5W dan H (what, who, why,when, where dan How).

 

Menulis buku atau artikel erat kaitannya dengan mengumpulkan tulisan- tulisan dalam buku lain , membaca beberapa macam buku lalu di tulis kembali dengan mencantumkan referensinya. Cara lain, awali tulisan dengan percakapan, dalam arti mengobrol layaknya kepada teman namun dalam bentuk tulisan, bukan diucapkan. Selain itu, tanpa membaca tidak akan bisa menulis. Sumber kat- kata banayk kita peroleh dari banyak membaca, baik itu membaca berita, cerita fiksi, karya sastra dan masih banyak lagi sumber bacaan yang bisa kita jadikan referensi dalam membaca hingga akhirnya terkumpul seribu kata dalam benak yang siap dituangkan dalam bentuk tulisan.

 

 

Menerbitkan Buku

Buku berkualitas tidak serta merta menjadi modal utama bahkan syarat sebuah buku di terbitkan, melainkan terlebih kepada nilai jualnya, apakah buku itu laku dijual atau tidak. Menurut pak Onno Buku pelajaran SD atau cerita anak- anak misalnya, cenderung lebih banyak peminatnya dibandingkan dengan buku SMA atau buku untuk mahasiswa. Beruntunglah kita sebagai guru terlebih  guru SD karena dapat menulis buku yang dibutuhkan anak- anak SD, seperti buku pembelajaran atau pegangan siswa. Guru SD lebih paham apa yang dibutuhkan siswanya dalam belajar dan itu mempermudah penulis untuk dijadikan bahan tulisannya menjadi sebuah buku.

 

Selanjutnya yaitu bahasan mengenai buku digital. Buku ini ditulis menggunakan Microsoft word lalu kemudian disimpan dalam bentuk Pdf. Bagaimana buku jenis ini agar laku dijual?

Pemasaran buku digital tergantung dari banyaknya follow up, semakin banyak follow up semakin laku dan akan diterbitkan.

 

Demikian secara singkat saya jabarkan mengenai apa saja yang telah disampaikan oleh Pak Onno W. Purbo, semoag dapat diambil manfaat dan menambah semangat pembaca untuk segera menulis dan menerbitkannya menjadi sebuah buku.

 

 

Semangat Menulis !

Salam Literasi !

No comments:

Post a Comment

Jatuh Bersama Hujan

dingin gelap berselimut seiring tetesan air jatuh kala itu sejuknya melelapkan mata yang lelah gemuruh terdengar seketika menutup telinga li...